Pengalaman Lebaran
Saat libur lebaran saya dan keluarga saya akan mudik ke
kampong halaman kami yaitu Jogjakarta. Kami mudik naik bus. Saat menunggu bus,
saya tertidur di kursi tunggu. Saat bus datang, saya terjatuh dari kursi tunggu
dan bangun. Saya naik ke bus itu dan duduk bersama adik di kursi baris pertama
dekat sopir. Saat waktu berbuka tiba, saya langsung makan dan minum bekal yang
sudah di persiapkan dari rumah. Setelah selesai berbuka, saya langsung tidur.
Selama di bus saya bermain dengan adik saya, mendengarkan music, dan bermain
psp. Bapak dan ibu duduk di kursi belakang saya. Selama perjalanan mudik, bus
melaju dengan lambat. Di jalan banyak pemudik yang naik motor dan mobil pribadi
yang menyebabkan macet. Perjalanan ke Jogjakarta biasanya hanya 14 jam tetapi
pada saat mudik lebaran sampai 18 jam.
Setelah sampai di Jogjakarta, kami di jemput oleh paman menggunakan
mobil. Saat di perjalanan menuju rumah nenek, saya melihat pemandangan
Jogjakarta yang ramai di malam hari. Setelah sampai di rumah nenek, kami
langsung tidur di kamar yang ada di rumah nenek. Selama di Jogjakarta saya
bermain dengan adik dan saudara sepupu saya. Di rumah nenek sangat ramai.
Seluruh keluarga paman dan bibi berkumpul di rumah nenek. Nenek dan bibi masak
opor ayam dan ketupat. Kakek memelihara banyak ayam. Kakek memotong empat ayam
kampung yang gemuk – gemuk untuk di buat opor. Saat idu fitri telah tiba,
keluarga saya melaksanakan sholat idul fitri di lapangan Raden Ronggo, Kalasan.
Setelah sholat idul fitri, kami saling bermaaf – maafan dengan keluarga dan
sanak saudara. Lebaran di kampong halaman sangat meriah dan menyenangkan. Saya
dan adik banyak mendapatkan uang dari kakek nenek dan paman bibi. Kami berlibur
selama dua minggu.
Pada tanggal 16 agustus 2013, kami pulang ke Depok. Kami
pulang ke Depok naik bus. Perjalanan pulang kami sangat lancar. Sampai di Depok
pukul 06.30 pagi.Di depok kami istirahat dan merapikan rumah kami.