Label

Sabtu, 29 September 2012

10 game yang di larang di mainkan di dunia

1. Pokemon

Game seri Pokemon dilarang di Arab Saudi. Penyebab pelarangan tersebut karena permainan kartu ini dianggap mempromosikan perjudian. Pada tahun 2001, semua produk dari franchise Pokemon dilarang karena juga terkait dengan zionisme dan intoleransi keagamaan lainnya. Game tersebut diklaim memuat fitur salib, dan "the star of david" lambang negara israel.

2. Carmagedon

Pada tahun 1997, Carmageddon dinilai telah menyimpang di mana menampilkan gambar-gambar kekerasan yang berlebihan. Fantasi-fantasi kekerasan yang dimunculkan membuat game ini dilarang di Brasil, Jerman dan Inggris.

3. Football Manager 2005

Game bertema sepakbola ini dilarang di China pada 2005. Pemerintah Republik Rakyat China mengklaim permainan ini melanggar Undang-Undang China karena memuat konten berbahaya bagi kedaulatan China dan integritas teritorial. Pasalnya di game ini, FM 2005 memasukan Tibet dan Taiwan sebagai negara terpisah dari China.

4. Mortal Kombat


Brazil dan Jerman melarang peredaran game ini karena game pertarungan tersebut kerap menampilkan darah berlebihan. Sejak tahun 1992, seri Mortal Kombat telah membawa kontroversi untuk game. Bahkan Entertainment Software Rating Board (ESRB) akhirnya mengharuskan semua permainan video untuk dinilai dan diberi label peringatan pada kemasan game.

5. Left 4 Dead 2

Pemerintah Australia dan Jerman melarang game ini karena tak memberikan label peringatan agar game tersebut hanya dimainkan orang dewasa berusia 18 tahun ke atas (18+). Gambar-gambar yang dimunculkan seringkali berlebihan, sebut saja zombie, pemotongan, detai luka dan tumpukan mayat.

6. Bully (Canis Canem)

Dilarang di Brazil, Inggris dan Amerika Serikat. Game ini dianggap mengajak anak-anak sekolah untuk berbuat keonaran di sekolah dan dianggap dapat merusak moral generasi muda. 
7.grand theft auto:

game ini dilarang di australia dan as dan selalu menjadi kontroversi. Meski game ini cukup canggih dengan menggunakan perspektif google maps, tema inti dari game ini dianggap mengajarkan perampokan, kekerasan dan narkoba. Bahkan dalam seri gta: San andreas, fitur game ini menghadirkan sebuah game mini yang bertajuk hot coffee. Dalam game mini itu terdapat adegan antara dua karakter game yang sedang melakukan hubungan seksual. Sontak, tim sensor game langsung me-rating game tersebut.

8.call of duty:


dilarang di arab saudi, uni emirat arab, rusia dan kuba. Game perang seperti call of duty ini dianggap telah melencengkan sejarah karena lokasi dan waktu yang digunakan dalam tema perang biasanya diambil ketika zaman peperangan di suatu negara. Seri call of duty yang paling menuai kontroversi adalah modern warfare 2 dan black ops. Namun begitu, keduanya malah menuai untung yang cukup besar dari larisnya penjualan software game tersebut.

9.postal :


postal, game yang mengusung genre 'first-person shooter' menampilak sejumlah adegan yang mengerikan. Gamer diajak untuk menembaki sejumlah pekerja dan warga sipil yang dikisahkan sedang 'mengamuk' di sebuah wilayah berlatar belakang irlandia. Digamarkan warga sipil dan pemberontak sedang menggenjot produksi obat terlarang untuk keperluan terorisme. Teroris game ini dilarang di 13 negara termasuk australia, selandia baru dan swedia.

10.manhunt:


Pada 2008 Manhunt 2 dilarang beredar karena konten sadisme yang ditampilkannya. Rockstar selaku pengembang sempat merilis versi revisinya, namun, tetap dilarang. Diperjualbelikan. Jauh sebelumnya, padda 2004, manhunt pertama menjadi berita utama koran-koran Inggris menyusul tewasnya seorang siswa 14 tahun akibat ditikam dan dipukul di leicester, kota Inggris tengah timur. Orang tua korban merasa yakin pembunuhnya memperoleh ilham dari game itu, kendatipun polisi dan pengacara menjelaskan tak ada bukti game itu memainkan peran dalam pembunuhan tersebut. Game ini dilarang di tujuh negara, termasuk Jerman, Inggris dan Irlandia.

Description: 10 Game Paling Dilarang Di Dunia Rating: 5 Reviewer: Devi Oktaviani ItemReviewed: 10 Game Paling Dilarang Di Dunia

Sumber : klik disini

menginitis

Selaput otak pada sistem saraf pusat: dura mater, araknoid, and pia mater.


Kebanyakan kasus meningitis disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur, atau pasilan yang menyebar dalam darah ke cairan otak. Daerah "sabuk penyakit meningitis" di Afrika terbentang dari Senegal di barat ke Ethiopia di timur. Daerah ini ditinggali kurang lebih 300 juta manusia. Pada 1996 terjadi wabah penyakit meningitis di mana 250.000 orang menderita penyakit ini dengan 25.000 korban jiwa.

MENINGITIS PURULEN AKUT

Merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Bakteri mendapatkan akses ke ruang ventriculo-subarachnoid melalui berbagai jalur. Infeksi bisa berasal dari darah darah, dalam perjalanan septikemia sistemik ataupun sebagai metastasis dari infeksi pada jantung, paru-paru, atau organ viscera lainnya. Meningen juga dapat diserang melalui penyebaran langsung dari lesi septik pada tengkorak, tulang belakang, atau parenkim dari sistem saraf (misalnya, sinusitis, otitis, osteomielitis, dan abses otak). Organisme mungkin mendapatkan pintu masuk ke ruang subarachnoid melalui patah tulang gabungan dari tulang tengkorak ataupun patah tulang sinus hidung atau mastoid, bisa juga setelah prosedur bedah saraf. Akan tetapi infeksi pada meningen akibat lumbal pungsi jarang terjadi. Walaupun patomekanisme, gejala, dan perjalanan klinis kebanyakan pasien dengan meningitis purulen akut adalah sama, akan tetapi diagnosis dan terapi tetap perlu disesuaikan dengan hasil isolasi dan identifikasi organisme sumber infeksi.[1] Meningitis purulen akut dapat merupakan hasil dari infeksi dengan hampir semua bakteri patogen. Di Amerika Serikat, Saat ini Streptococcus pneumonia menjadi penyumbang terbesar dengan sekitar satu-setengah dari kasus keseluruhan MPA, sedangkan Neisseria meningitidis menyumbang sekitar seperempat dari kasus.[1]

Epidemiologi MPA

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan insiden kasus dimana tidak ada organisme dapat diisolasi. Pasien-pasien ini sekarang membentuk tiga kategori besar dari meningitis purulen. Dalam periode neonatal, kelompok streptokokus B dan Escherichia coli adalah agen penyebab paling umum. Sedangkan pada meningitis bakteri anak-anak postneonatal sebanyak 60% disebabkan oleh Hemophilus influenzae. Dampak penggunaan vaksin H. influenzae B telah secara dramatis merubah keadaan ini. Dalam dekade terakhir telah terjadi penurunan 100 kali lipat dalam insiden MPA pada anak. Pada tahun 1997 ada kurang lebih 300 kasus yang dilaporkan. Saat ini secara keseluruhan tingkat kematian akibat meningitis bakteri adalah sekarang 10% atau kurang.[1]

sumber :klik di sini